Pernah suatu malam, ketika aku sedang asyik menikmati rokok kretek kesukaanku, sambil juga menikmati kopi tubruk yang diracik dengan rasa penuh berani , sayup-sayup kudengar suara yang "aneh" untuk tatar pasundan alias kota Bandung , dan suara itu terdengar lumayan jelas dari ruangan sebelah dimana aku sedang asyik menikmati rokok. Yap...betul.....suara "aneh" tapi tak begitu asing ditelingaku dan bagi diriku itu berasal dari kamar Rio; dan setelah aku puas dengan kenikmatanku , akupun "melongok" kekamar dimana kulihat Rio sedang asyik menonton "Wayang Kulit" !, weeeiiiii......antheng banget. Ketika kusebelahi.....
Rio : " Pa....lihat itu....lihat itu....., bagus khan...???, unik khan....??? "
Aku pun bertanya : " Apa itu namanya Rio...???"
Meski menggeleng tanda tak tahu pasti akan namanya,tapi Rio masih menjawab : " Boneka tangan yang unik "
Dan saat itu akupun langsung menjelaskan : " Itu namanya Wayang....; Wayang Kulit....karena terbuat dari kulit " , aku lantas menjelaskan Wayang dan macam-macamnya....
Rio : " Pa...., Papa bisa buat Wayang ? "
Pertanyaan Rio membuatku teringat saat aku duduk disekolah SMP, dimana pernah aku membuat Wayang sebagai tugas prakarya-ku; Wayang Werkudoro (Bimo) tapi bukan dari bahan kulit, melainkan dari kardus karton tebal yang berwarna coklat. Dan yang kuingat pula, wayang hasil karyaku, adalah wayang yang paling terbaik disekolahan ; dan itupun aku ceritakan kepada Rio.
Rio : " Pa...., Rio mau dibuatin Wayang " ujar dan pintanya.
Saat itu langsung terpikir "Okey....mari kita buat wayang " kataku sambil langsung mempersiapkan bahan-bahanya , ada karton bekas box kemasan susu, spidol,benang senar/nilon, lem, pencil warna , gunting,cutter,tusuk sate, jarum.....dan setelah lengkap, aku-pun mulai membuatkan Wayang untuk Rio; dan Rio sangat antusias sekali dalam memperhatikan tiap fase proses pembuatannya.
Tak sampai 30 menit, maka selesailah sudah Wayang untuk Rio ; dan dibawah ini adalah foto dari wayang tersebut .
Dan kunamakan : "Wayang Modern" , soalnya mengambil gambaran tokoh kartun masa kini yang familiar oleh anak seumur Rio maupun Dhia.
Semoga tulisan dan cerita ini bermanfaat bagi para pembaca.....
Rio : " Pa....lihat itu....lihat itu....., bagus khan...???, unik khan....??? "
Aku pun bertanya : " Apa itu namanya Rio...???"
Meski menggeleng tanda tak tahu pasti akan namanya,tapi Rio masih menjawab : " Boneka tangan yang unik "
Dan saat itu akupun langsung menjelaskan : " Itu namanya Wayang....; Wayang Kulit....karena terbuat dari kulit " , aku lantas menjelaskan Wayang dan macam-macamnya....
Rio : " Pa...., Papa bisa buat Wayang ? "
Pertanyaan Rio membuatku teringat saat aku duduk disekolah SMP, dimana pernah aku membuat Wayang sebagai tugas prakarya-ku; Wayang Werkudoro (Bimo) tapi bukan dari bahan kulit, melainkan dari kardus karton tebal yang berwarna coklat. Dan yang kuingat pula, wayang hasil karyaku, adalah wayang yang paling terbaik disekolahan ; dan itupun aku ceritakan kepada Rio.
Rio : " Pa...., Rio mau dibuatin Wayang " ujar dan pintanya.
Saat itu langsung terpikir "Okey....mari kita buat wayang " kataku sambil langsung mempersiapkan bahan-bahanya , ada karton bekas box kemasan susu, spidol,benang senar/nilon, lem, pencil warna , gunting,cutter,tusuk sate, jarum.....dan setelah lengkap, aku-pun mulai membuatkan Wayang untuk Rio; dan Rio sangat antusias sekali dalam memperhatikan tiap fase proses pembuatannya.
Tak sampai 30 menit, maka selesailah sudah Wayang untuk Rio ; dan dibawah ini adalah foto dari wayang tersebut .
Dan kunamakan : "Wayang Modern" , soalnya mengambil gambaran tokoh kartun masa kini yang familiar oleh anak seumur Rio maupun Dhia.
Semoga tulisan dan cerita ini bermanfaat bagi para pembaca.....


Tidak ada komentar:
Posting Komentar