Kamis, 29 Desember 2011

NIDHIA - Out Bond

Pada Tanggal 18 Desemebr 2011 , kebetulan di TK Nurul Yusro tempat Nidhia bersekolah mengadakan Family Gathering dengan acara Oub-Bond di kawasan wisata Kampung Batu - Bale Endah - Bandung , tepatnya di Desa Malakasari.
Berikut ini adalah beberapa cuplikan kegiatannya :
Sebagai penulis Blog ini tentunya diperkenankan untuk ikutan menampilkan diri tho....;  dengan judul sejenak mejeng didepan bis KramatDjati.

Yang ini Mami Nidhia juga gak mau ketinggalan.....maklumlah....namanya pakar narsis...

Memasuki kawasan Kampung Batu....kami disuguhi pemandangan dinding batu ; namun pas digerbang sempat nglirik kalo HTM masuknya cukup murah....cuman Rp. 5000,00...

Berfoto didinding batu alam....
Oh iya....meskipun ini kegiatan ektra untuk sekolahan Nidhia yang baru setaraf Play Group meski juga diikuti rekan-rekan selevel TK kecil dan TK besar ; namun...karena bersifat keluarga...maka Rio yang sangat sayang pada adiknya maksa ingin ikut ; dan kebetulan karena guru-guru Nidhia juga beken sama Rio maka ya....wellcome boy....
Kegiatan pertama Out-bond diisi dengan acara menanam Bawang daun dengan media tanah campur humus dan pupuk kandang dalam polybag hitam .
Setelah itu diteruskan dengan acar memberi makan sayuran dan potongan ketela pada Rusa tutul ( gak ada fotonya ); dan setelah itu dilanjutkan dengan pengenalan tanaman dan pohon.
Ini foto Nidhia saat kukenalkan akan tanaman atau pohon Minyak Kayu Putih.
Acara dilanjutkan dengan pengenalan rumah adat jawa barat yang seperti rumah panggung ; terus dilanjutkan dengan acara memerah susu sapi.
Yang namanya Out bond tentu gak seru kalo gak ada permainan flyinf Fox manjat tangga tali , main dirumah pohon dan lain-lain....iya khan...???

Terus ada acara yang seru banget , yaitu menangkap ikan dengan tangan (Ngagogo Ikan )

Dan yang paling ramai, seru dan kotor-kotoran adalah acara menanam padi disawah sekaligus merasakan bagaimana asyiknya membajak sawah pakai Waluku dengan kerbau sungguhan ; Dan baik Rio maupun Dhia turut mencobanya.....asyiik saatnya berlumpur-lumpur.
Setelah itu baru mandi , bersih-bersih diri dan terus makan siang dengan catering pesanan di Kampung Batu....enak lho ayam bakarnya....asli.
Terus ada acara karaoke , dan bagi yang belum menikmati bersampan-Ria di danau buatan....bisa pula menikmatinya....toch masuk dalam paketnya. ( sayang tidak didokumentasi acara tersebut )

Menjelang sore...kita pulang...balik lagi ke kota....yang penuh dengan lelikuannya. Satu hal yang aku tanyakan pada anak-anak saat itu : " Apakah kalian suka piknik tadi...???" dan mereka dengan sangat anthusias menjawab " Sukaaaaa..."

Nah Bagi Anda yang ingin merasakan keramah-tamahan rekreasi di Kampung Batu....silahkan mengunjunginya di daerah Bale Endah - Bandung....tepatnya di Desa Malakasari.

Demikian tulisan kali ini....semoga bermanfaat bagi para pembacanya.....



Minggu, 06 November 2011

Antara RIO & HOTWHEELS

Saking sayang dan cintanya Rio dengan mainan yang berbau mobil terutama Hotwheels...maka tatkala mainannya tersebut ada yang hilang ....maka beginilah hasil videonya....
Rio...karena punya hobby koleksi hotwheels , maka seringkalipun saat bepergian; Rio tak lupa selalu membawa mainannya...entah itu 1 atau 2 atau 3 ; dan pada saat Hari Raya Idhul Qurban , Minggu , 6 November 2011 ; Rio membawa 3 mobil kesayangannya....., namun ia lupa akan keberadaan mainannya tersebut , sehingga sampai waktu pulang , mainan hotwheels kesukaannya tersebut hilang entah kemana ( bisa dimakan kambing/domba , bisa dimakan sapi , atau entah dimana lagi....; alhasil meledaklah Rio dalam tangisannya begitu mainan hotwheels-nya tak ditemukan....
Apakah anak Andapun mempunyai sifat seperti Rio ?

Rabu, 14 September 2011

GEMAR MEMBACA - ala RIO

Dan memang kekhawatiran akan masa pergantian dari sekolah di TK menuju ke SD tak begitu perlu untk dirisaukan ; cerita tentang manakala anak masuk ke lingkup pendidikan yang lebih tinggi , akan menguras tenaga, dan pikirannya serta akan berpengaruh terhadap penurunan kreatifitas , penurunan konsumsi makanan , dan penurunan stamina....ternyata tak dialami oleh Rio dan Nidhia , artinya cerita negatifnya  tak terlihat secara langsung , justru yang mencuat adalah segi positifnya.
Sekarang ini Rio lagi senang membaca , dan perkembangan cara membacanya memang sangat mengagetkan dan mengherankan bila mengikutinya dari awal saat Rio di TK ; sehingga banyak yang  kaget , heran , takjub melihat kelancaran Rio dalam membaca , baik itu dari sisi keluarga , famili maupun orang tua teman Rio saat TK yang kebetulan bertandang kerumah kami . ( jangankan mereka....., papa dan mamanya aja juga kaget melihat Rio begitu fasih dan lancar dalam membaca ). Kelebihan dan keuntungan yang lainnya adalah Rio sudah mulai agak bosan bermain diarena bermain bila kami ajak berbelanja di mall , Rio lebih sering minta kami untuk menemaninya ke toko buku , dan tentunya membeli buku bacaan sesuai dengan keinginannya. Terus terang kami merasa senang , karena lebih ngirit bila dibandingkan bermain di arena bermain yang rata-rata HTMnya Rp 25.000,- per jam , belum bila main di time zone , game master , dll yang bisa menghabiskan uang sampai Rp.50.000,- an ; dan juga belum bila meminta dibelikan mainan favoritnya yaitu mobil-mobilan. ( Oh iya Rio itu punya koleksi miniatur mobil baik itu dari Hotwheels , Welly , dll ).

Gambar diatas adalah sebagian buku-buku yang sengaja Rio pilih dan beli sebagai konsekwensi dari Rio yang tidak mau bermain, tapi minta dibelikan buku.
Kegiatan Rio  sekarang bertambah , artinya dia sudah tidak begitu berserak-serakan dengan mainan mobil-mobilannya , namun meski tetap menyukai mainan mobil-mobilannya , Rio akan selalu mengisi sebagian waktu santainya dengan membaca buku-bukunya....., dan di ulang-ulang terus membacanya  ( pingin sampai hafal isi buku ceritanya tersebut ) , Selain itu Rio juga kadang mulai mencurahkan apa yang dibaca, apa yang dilihat , dan apa yang didengarnya dalam bentuk gambaran , jadi Kamipun juga mulai harus menyiapkan selalu kertas HVS putih untuk Rio menuangkan kreasinya.
Ada hal yang menarik lagi untuk dituliskan dalam postingan ini , Rio hampir tiap malam selalu menyisihkan waktunya dengan membacakan buku ceritanya sebagai pengantar tidur adiknya yaitu Nidhia .
Gambar diatas adalah  Rio dengan duduk di bad atas sambil  membacakan buku cerita untuk pengantar tidur Nidhia , sedangkan Nidhia yang memang tidurnya di bad bawah mendengarkan dengan sesekali bertanya tentang ini dan itu kepada Rio. Terkadang tanpa disadari oleh Rio , Nidhia sudah tertidur pulas dengan ditemani para bonekanya , sedang Rio masih tetap asyik membacakan buku ceritanya.
Gambar diatas adalah Nidhia yang tertidur pulas ditemani para bonekanya setelah mendengarkan cerita dari buku yang dibacakan oleh Rio.
Apakah anak Anda juga demikian ? , menurut Anda apakah yang dilakukan Rio dan Nidhia baik bagi perkembangan daya nalar dan kreatifitasnya?.
He he he he....Kami sebagai orang tua hanya kadang melihat jam dinding , dan manakala sudah sampai jam 11 malam, kami dengan terpaksa meng-cut aktivitas baca Rio dan memberi saran kepada Rio agar bisa meneruskan membacanya ke-esokkan harinya setelah pulang sekolah atau kapan aja Rio suka , asal kalau sudah jam 11 malam itu sudah masuk waktunya untuk tidur supaya tidak kesiangan bangun dan masih Rio masih merasakan ngantuk saat Rio menerima pelajaran sekolah di kelasnya.
Semoga tulisan ini bermanfaat dan bisa dijadikan bahan sharing bagi pendidikan anak-anak dari para pembaca yang budiman....



Senin, 25 Juli 2011

Hari ini, tgl 26 Juli 2011 , dan tadi pagi aku baca dikoran TRIBUN JABAR bahwa Pemerintah sangat mengharap adanya kesamaan hari dan tanggal dalam memulai awal puasa Ramadhan 1432 H yaitu pada tanggal 1 Agustus 2011.
Berkaitan dengan hal tersebut ; maka aku dan keluarga selaku manusia biasa yang kadang dalam bermuamalat  kadang melakukan kesalahan dan segala tindakan yang kurang berkenan ; maka dengan ini  dengan segenap rasa rendah diri dan tulus ikhlas memohon maaf lahir dan bathin ; dan berharap agar kelak amalan dan ibadah di bulan Ramadhan yang jatuh pada bulan Agustus 2011 ini ; dapat diterima disisi Allah WST.
Demikian tulisan singkat dalam blog ini.

Minggu, 03 Juli 2011

Selamat Datang Rio di SDN SN Melong Mandiri 2

Senin, 4 Juli 2011.....perjalanan dari Semarang ke Bandung cukup lancar....dan semoga sesuai harapan , dimana jam 08:00 aku dan Rio bisa ke sekolah melihat hasil penerimaan pendaftaran siswa SD di SD SN Melong Mandiri 2 ; namun didepan ternyata menghadang kemacetan yang begitu panjang ; kulihat arlojiku menunjuk pukul 04:30 dan disamping kiri  ada tonggak bertuliskan Cileunyi 17km dan Bandung 37km , dan Masya Allah.....aku baru bisa menginjakkan kaki dirumah jam 09:30.
Tanpa menghiraukan rasa lapar, aku langsung mandi ,berpakaian rapi ala kadarnya seperti wong sepele, dan langsung mengajak Rio ke calon sekolahnya ; dalam benak hati berharap "Ya Allah....semoga Kau limpahkan Kasih SayangMu, agar Rio bisa ketrima di SD itu, biar hamba tak kedandapan mencarikan sekolah lainnya "; dan begitu sampai aku langsung mencari di daftar calon siswa yang diterima.
Dan kulihat nama Rio tercantum di urutan 27 kelas 1A ( ini adalah kelas idam-idaman para orang tua sebagaimana cerita yang selama ini aku dengar sebagai kelas favorit ) ; sontak dala hati aku langsung bersyukur : " Alhamdulillahirrobil'alamin....terimakasih banget Ya Allah...." ; dan tiba-tiba seorang ibu berjilbab menyapaku " Bapak dari Ardhzohal ya....?, dikelas 1A Pak...., mari sini..." ; aku mengikuti ibu-ibu tersebut, dan sejenak kemudian menerima penjelasan ini itu ini itu......
Kegiatan selanjutnya adalah meninjau ruangan kelas 1A berikut foto-foto sekeliling sekolahan.

Seputar yang kutahu tentang SDN SN Melong Mandiri 2 , sekitar 3 tahun yang lalu SD tersebut pernah mengajukan sebagai RSBI , namun dalam perjalanannya kandas dan turun grade hanya berstatus SDN SN atau Sekolah Dasar Negeri Standart Nasional , sedang gelar RSBI dipegang oleh SDN Melong Mandiri 1.

Satu hal yang kusuka di Sekolahan tersebut.....ada kesan kebersihan,ketertiban,dan kedisiplinan yang tinggi ; disisi lain SD itu juga dekat dengan rumah, sehingga tak membuat Rio capek dalam menempuh jauhnya jarak ketika berangkat dan pulang sekolah. " Papa dulu meski wong sepele juga sekolah di SD yang favorit ; namanya SD Taman Maluku I , tiap hari Papa berangkat dan pulang sendiri, gak diantar, dan gak dijemput ; kadang jalan kaki,kadang naik sepeda , dan jarak rumah ke sekolah ada tiga kali lebih jauh dari pada jarak rumah Rio ke sekolahan ini.....jadi entar Rio harus belajar berangkat dan pulang sekolah sendiri yaa....." itu sedikit wejangan dan cerita buat membesarkan hati Rio.
Demikian tulisan ini, sebagai wujud rasa syukur atas diterimanya Rio di SDN SN Melong Mandiri 2 ; semoga tulisan ini bermanfaat bagi para pembacanya....

Jumat, 17 Juni 2011

Tulisan hasil Copas : PROBLEMATIKA TK vs SD

Hari ini Raport Sekolah dan SKTB ( Surat Keterangan Tamabt Belajar ) dari Rio sudah dibagikan, besok tinggal acara pentas seni Pelepasan Murid TK Al- Mu'awanah ; dan setelah itu kami baru mulai sibuk untuk mencarikan sekolah SD bagi Rio ; kami sudah punya pandangan dimana kelak Rio akan bersekolah ; dan aku menemukan artikel yang cukup menarik, sehingga aku copas saja ; berikut adalah artikelnya :
  




Hunting..! Hunting..! Bagi orang tua yang sekarang anaknya sudah di TK B, pasti sedang/sudah bersiap-siap mencari SD untuk anaknya. Cari info ke sana-ke sini, kapan pendaftaran, dst.
Untuk masuk SD Negeri favorit, di Cimahi sini contohnya..., persiapan dana untuk tahun ini bervariasi, yang tertinggi sekitar 3 juta-an (kurang lebih). Selain itu harus siap-siap dengan persaingan karena ada tes masuk, dan siap-siap juga untuk ditolak karena kehabisan quota dan mencari sekolah cadangan.
Untuk masuk ke SDIT/fullday, siap-siap deh uang sekolah paling sedikit 10 juta rupiah (untuk pendaftaran termasuk uang pendidikan selama 1 tahun).
Sedangkan yang tinggal di Cimahi, saat ini, harus memikirkan juga kemungkinan kalau suatu saat anaknya akan bersekolah di Bandung (pindah rayon), karena akan dikenakan sistem quota/pembatasan sebesar 10% dari pendaftar. Jadi ada juga yang sedang mempertimbangkan, apakah sekarang SD-nya di Cimahi aja (lokal) atau langsung di Bandung...?!? dengan alasan, supaya nanti kalau masuk SMP/SMA di Bandung tidak terkena quota lagi.
Untuk yang umurnya nanggung.. seperti Tia yang bulan Juli nanti baru berumur 5 tahun 7 bulan, yah umminya harus berpikir matang-matang, tidak hanya Emaknya yang matang, anaknya udah matang juga apa belom untuk masuk SD?? Tidak hanya itu, sekolah yang bisa menerima anak "di bawah umur" ternyata juga engga banyak malah bisa dikatakan tidak ada/"melanggar", karena terpatok sama aturan Diknas. Tapi gimana ya, di-endog-keun di TK lagi juga anaknya udah 'bosen'.
So, untuk yang lagi hunting SD, ada tips dari Bapak Dr. Arif Rahman, M.Pd :
Dalam memilih sekolah dasar/SD, Dr Arif Rahman, MPd., Kepala Pengembangan Pendidikan Lab School dan Ketua Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO menyarankan hal-hal berikut ini, pilihlah :

1. Sekolah yang secara kasat mata langsung terlihat kebersihan dan keindahannya.

Hal ini bisa mewakili bermacam hal, antara lain kedisiplinan, pandangan tentang arti kebersihan dan kesehatan, kerja sama menciptakan hal-hal yang baik dan sebagainya.

2. Sekolah yang tertib 

Hal ini menyangkut 3 hal, yakni (1). keteraturan programnya (materi pelajaran, extrakurikuler, dan aktivitas penunjang lainnya); (2). teratur secara fisik bangunan; dan (3) teratur dilihat dari hierarki sekolah (mulai dari jenjang Kepala Sekolah hingga guru bimbingan dan penyuluhan).

3. Sekolah yang memiliki kultur baik 

Hal itu terlihat dari atmosfer individu di dalamnya yang akrab, penuh semangat, bersungguh-sungguh, dan bebas mengekspresikan diri.

4. Sekolah yang memiliki prestasi akademis & non akademis

Termasuk dalam daftar sekolah unggulan atau tidak; memiliki prestasi non akademis atau tidak (olahraga, kesenian, minat/hobi).

Sekali lagi, untuk masuk ke SD Negeri, terutama favorit, calon-calon murid SD ini yang notabene masih TK harus siap berhadapan dengan serangkaian tes karena pendaftarnya pasti melebihi kapasitas bangku yang ada. Itu pun sudah mencapai 1 guru : 40 murid. Seleksinya mulai dari tes administrasi berupa seleksi umur yang dilihat dari akte kelahiran (untuk SD Negeri, pendaftar dihitung mundur dari umur 7 tahun terus hingga 6 koma sekian bulan, sampai kapasitas bangku terpenuhi, dan di bawah itu ditolak); tes psikologi kematangan; hingga tes masuk berupa tes baca tulis/calistung.
Tentang hal ini sebenarnya guru-guru di TK, menghadapi semacam dilema dalam mengajar. Ummi pernah ngobrol dengan sahabat yang kebetulan menjadi Kepala Sekolah di TK/RA At-Taqwa Cimahi, dan juga Kepala Sekolah TK-nya Tia. Yang kasihan sebenarnya adalah anak-anak, yang jadi korbannya. 
Apa dilemanya? "Mengajarkan murid-murid di TK : Calistung", itulah dilemanya.
Pendidikan Taman Kanak-Kanak sebenarnya hanya meliputi pengenalan dan pembiasaan terhadap kehidupan sehari-hari dan bermain. Jadi tidak ada kamusnya, di sekolah TK belajar baca, tulis, apalagi kalau suasana belajarnya seperti di SD. Kasian amat, anak dipaksa untuk belajar sesuatu yang belum waktunya...
Namun, kenyataannya terjadi adalah, hampir semua TK saat ini selalu ada program calistung, terutama di TK B. Alasannya adalah karena orang tua sendiri juga mengharapkan anaknya sudah memiliki kemampuan ini pada saat lulus TK, sehingga pas tes masuk SD, anaknya tidak mengalami kesulitan, atau ditolak SD hanya karena alasan : "Belum bisa baca!"
Dikarenakan sistem penerimaan murid baru di SD Negeri seperti ini, orang tua otomatis meminta kepada TK untuk mengadakan program calistung supaya anaknya pintar baca tulis sebelum masuk SD, padahal.... aturannya sendiri di TK tidak seperti itu. Dan pada akhirnya, guru TK "dengan terpaksa" mengajarkan calistung kepada murid-muridnya.
Suatu saat, saya berkunjung ke suatu TK. Alangkah terkejutnya! Di TK tersebut anak-anak sudah belajar menulis huruf-huruf cetak dengan rapi di buku tulis..!! Diberi PR pula, 1 kata ditirukan 4-5 baris di bawahnya! Saya masih ingat, itu dulu saya pelajari waktu kelas 1 SD, bukan di TK.
Dan di TK Tia, sekarang ada kursus calistung, setiap hari Selasa & Rabu setelah pulang sekolah. Memang itu di luar jam sekolah. Dan itu juga atas permintaan orang tua murid. Ya memang bukan salah orang tua juga kalau anaknya dikursuskan, wong nanti pas masuk SD yang dites ya calistung.. jadi ya mau gimana lagi.
Tapi kalau Tia sendiri, engga ikutan kursus calistung. Alasannya, pertama : memang karena logika berpikirnya sudah sampai ke sana, sudah bisa, jadi untuk apalagi ikutan les. Yang kedua : walaupun di sekolah sambil bermain dengan teman-temannya, yah tapi bisa kita bayangkan, sekolah masuk pukul 8 pagi, dan pulang setelah sholat dzuhur berjamaah, sesudah itu harus dibebani lagi dengan les calistung... apa engga kasian. Tapi wah, kadang kalau ngeliat anak-anak/temen-temen Tia yang lain, salut juga euy.. meni kuat-an.. hehe. 
Kalau begitu, seharusnya pihak SD yang mengubah sistem pendidikannya... Anak kelas 1 seharusnya baru diajarkan untuk membaca/menulis/berhitung... bukan di TK. Kembali seperti jaman kita dulu...
Bukan seperti sekarang... Anak SD kelas 1, baru juga diajari untuk mengasah logika berpikir dengan penjumlahan sederhana, sudah diajarkan lagi konsep penjumlahan dan pengurangan hingga 100, dan sudah diajarkan lagi konsep perkalian.... Aduuuh, anak sekecil itu... pikirannya udah mumet..!!
Tolong deh... jangan sampai anak-anak generasi sekarang semakin kehilangan masa kanak-kanak, hanya karena dikejar sesuatu yang tidak pada tempatnya.....................................

Blog EntrySatu Koin Dua Muka : Belajar & BermainApr 28, '08 11:09 PM
for everyone
Dunia anak adalah dunia bermain. Pernyataan ini tentunya disetujui hampir keseluruhan orangtua. Masalahnya, apakah dunia keseharian anak kita sudah memenuhi kebutuhan bermainnya?

Ada satu kiasan yang menyatakan: Paling enak jadi anak-anak. Mereka tidak dibebani dengan problem masa lalu dan tidak diburu dengan tuntutan masa depan.

Tapi, kiasan ini agaknya hanya cocok untuk diterapkan pada anak-anak jaman dahulu. Karena bagi anak sekarang, tuntutan masa depan mereka hadir begitu nyata. Tengoklah siswa-siswi SD, yang setiap jam setengah tujuh pagi sudah terlihat terbungkuk-bungkuk menghela ransel penuh buku menuju sekolah. Sementara sepulang sekolah, beragam program sudah pula menanti. Les matematika, bahasa inggris, sempoa hingga TPA.

Bagi anak-anak yang bersekolah di sekolah unggulan atau SDIT, waktu bahkan sudah menjelang petang saat mereka meninggalkan sekolah. Semua aktivitas para bocah ini masih ditambah pula dengan tumpukan peer yang harus dikerjakan. Tak heran, seorang ibu berkelakar, anak SD masa kini jauh lebih sibuk dari pegawai negeri!

Bukan sekedar kanan atau kiri

Bermunculannya anak-anak super sibuk macam ini memang bukan tanpa sebab. Dilandasi alasan menyiapkan masa depan anak yang lebih baik, banyak orangtua tak ragu memberikan tambahan kursus dan les ini itu yang bisa memompa tingkat prestasi akademis anak mereka. Ikut bimbingan belajar, privat matematika, IPA, Sempoa, hingga kursus berbagai macam bahasa. Harapannya tentu agar anak sukses dalam meniti kehidupan masa depannya.

Sebagian besar kegiatan sekolah plus kursus-kursus macam ini memang mengasah sisi kognitif anak yang diurusi fungsi otak kiri manusia. Padahal penelitian yang dilakukan George Boggs (dalam Jefferson Center, 1997) sebagaimana dikutip Ratna Megawangi dalam bukunya Pendidikan Karakter justru menunjukkan bahwa sekitar 77% kesuksesan dunia kerja-yang merupakan bagian penting dalam kehidupan di masa depan-justru diperoleh dari aktivitas aktif otak kanan yang berhubungan dengan berbagai macam kecerdasan non akademis seperti kecerdasan emosi, spiritual, seni, bahasa, dll.

Maka, berlandaskan pada temuan-temuan mutakhir soal kecerdasan ini, berbondong-bondong pulalah orangtua memberi tambahan bekal pada anak mereka; Kursus bahasa, les piano, renang, jujitsu, hingga melukis. Sebagai pelengkap, tak lupa pula dipanggil guru mengaji ke rumah untuk memperbaiki bacaan dan menambah hafalan qur'an. Setelah ini semua terpenuhi, bukankah sudah lengkap suplai makanan bagi otak sang anak? Ada asupan otak kanan (yang mencakup pola pikir linear dan analitis) serta otak kiri (yang mencakup nilai rasa, emosi dan jiwa) sekaligus.

Mungkin ya, mungkin juga tidak, sebab pertanyaan yang kemudian tersisa adalah sudahkan tercukupi hak anak untuk bermain? Bermain adalah belajar tanpa paksaan

Meski sudah berupaya mengimbangi keselarasan aktivitas penunjang otak kanan dan kiri, tak semua anak nyatanya bisa memaksimalkan kecerdasannya. Mengapa? Karena, sekali lagi, ternyata kebanyakan anak kurang memiliki kesempatan bermain dalam artian bersenang-senang, rileks dan melakukan berbagai aktivitas secara bebas sesuai dengan apa yang mereka sukai dan minati bukan apa yang seharusnya mereka sukai dan minati.

Di sebuah mall, saat mengantri di kasir, Ummi bahkan menemui seorang ibu yang sedang memarahi anaknya yang tidak mau berangkat kursus balet. Anak perempuan cilik seusia kira-kira enam tahun itu cemberut dengan berlinang airmata, sementara si ibu terus saja berkata, "Kamu ini bagaimana sih, mama sudah bayar mahal untuk kursus balet kamu, kok sekarang kamu enak saja nggak mau kursus!"

Disinilah persoalannya. Merangsang kerja otak kanan, bukan sekedar memberi anak aktivitas yang bersifat ke-kanan-an, melainkan bagaimana dalam satu akttivitas, anak dapat terlibat emosi, rasa, jiwa, mental, dan sisi spiritualnya secara positip, diantaranya lewat bermain.

Itu sebabnya bermain menjadi satu aktivitas penting yang perlu diperhatikan orangtua pada anak. Karena bermain, selain merupakan kegemaran anak-anak, juga merupakan satu sarana penting bila kita ingin anak menjadi lebih cerdas bahkan lebih pintar.

Bagaimana bisa demikian?
Karena berbagai riset menunjukkan anak lebih mudah belajar, lebih mudah menyerap pelajaran, saat hati mereka senang, diri mereka senang, konsep diri mereka positif. Jelas DR Anggani Sudono, MA, konsultan pendidikan yang juga merupakan aktivis World Forum on Early Care and Education-National Representative Indonesia.

Lewat aktivitas bermain, yang jelas-jelas menyenangkan bagi anak, segala stimulus atau rangsangan pada otak kanan maupun kiri anak, jauh lebih mudah diterima dan diserap anak dengan sikap yang positif.

Pernyataan ini juga ditunjang oleh berbagai penelitian biologis yang menjelaskan bahwa segala stimulus yang ditangkap pancaindera kita, pertama kali akan direkam pada struktur otak kanan yang merupakan pusat emosi yaitu amigdala (sistem limbic). Barulah kemudian, ia akan disalurkan pada neokorteks yang merupakan belahan otak kiri dan berfungsi sebagai pengatur kecerdasan kognitif. Karenanya, bila situasi belajar anak melibatkan unsur emosi positip, proses perekamannya akan lebih sempurna dan bertahan lebih lama.

Lebih lanjut, emosi positif seperti kegembiraan, bahagia, senang dan minat diketahui pula akan merangsang keluarnya hormon endorfin yang bertugas mengaktifkan kerja zat neurotransmitter antar sel yang bisa membuat kerja otak menjadi efektif dan efisien. Baik dalam hal menyerap, mengingat, maupun berpikir.

Sebaliknya, stress, tertekan atau rasa takut yang umum terjadi pada proses belajar yang hanya mengandalkan kerja otak kiri semata (menghafal, berpikir analitis atau menghitung) justru menghambat proses berpikir dan mengingat.

Raih tumbuh kembang sempurna
Psikolog Surastuti Nurdadi, Msi., menjelaskan bagaimana bermain juga menjadi jalan untuk meraih tumbuh kembang anak yang sempurna, karena memenuhi keseluruhan faktor tumbuh kembang: Fisik atau motorik, intelektual, emosi, juga sosial.

Anak dengan segala aktivitas dinamisnya, seperti meloncat, memanjat, meluncur, menggenggam, mencabut, sesungguhnya tengah melatih gerak motorik kasar dan halus.

Lihat saja, anak yang cukup bermain, cukup belajar dan berlatih untuk mengendalikan emosi, tidak cepat marah saat bermain sama teman, tidak cepat putus asa kalau tidak berhasil, dia belajar bergaul dengan teman berbeda usia dan karakter, dia belajar warna ketika menggambar, belajar berhitung, membagi, dan banyak lagi, contoh lulusan pascasarjana Psikologi UI untuk kekhususan Perkembangan ini lagi.

Sesuaikan saja porsi dan cara bermain dengan faktor usia anak. Sampai usia SD, misalnya, porsi bermain anak memang sangat besar dan menjadi aktivitas dominan. Sementara pada usia SD, meski suah ada pengembangan aktivitas sekolah yang bertumpu pada penguatan kerja otak kiri, agar hasilnya lebih sempurna, balutlah kegiatan ini dalam aktivitas-aktivitas ala bermain, yaitu rileks, menyenangkan, membangkitkan minat, hingga tak mudah dilupakan.

Matematika, IPA, IPS, bahkan pelajaran fikih, akhlak dan sejarah pun bisa dilakukan secara serius namun santai agar serapan otak anak lebih maksimal. Lewat berbagai percobaan, contoh-contoh nyata hingga simulasi, anak akan terlibat penuh dengan aktivitas belajar, diberi keleluasaan berkreasi dan yang paling penting anak akan bisa benar-benar menikmati sekolah, yang sesungguhnya berasal dari kata Yunani, Skolea, yang artinya tempat bersantai atau tempat bermain.
(Zirlyfera Jamil/Wawancara: Rahmi, Rosita dan Agus)

Bercermin dari Kuda Tunggangan Terbaik
Banyak orang salah menyangka bahwa anak-anak yang bersekolah di sekolah Islam, pesantren atau dididik dengan nilai-nilai Islam yang kuat akan tumbuh jadi anak-anak yang serius, garing dan kaku. Padahal, justru Rasulullah Saw sendiri telah mencontohkan bagaimana mendidik anak, isteri hingga cucunya dengan aktivitas permainan yang menyenangkan mereka, melembutkan hati mereka dan membuka pemikiran mereka.

Tengok saja kejadian dimana pada suatu hari, Hasan dan Husain naik ke punggung Rasulullah Saw dan menjadikan beliau seolah-olah kuda tunggangan. Seorang sahabat yang lewat berkata: Sebaik-baik kendaraan adalah yang kalian naiki. Rasul tersenyum seraya menambahkan perkataan; dan sebaik-baik pengendara adalah kedua cucuku ini.

Dengan bermain kuda tunggang ini, bukankah Rasulullah telah mengajarkan Hasan dan Husain persoalan kasih sayang, kemauan berbagi sekaligus melatih aktivitas motorik mereka?

Begitu pula saat Rasulullah mendapati Aisyah bermain-main dengan boneka kuda dan menggerak-gerakkanya di udara seolah terbang. Rasul tidak melarangnya bahkan mengajukan pada Aisyah pertanyaan terbuka yang memancing kreasi: Bukankah itu kuda, wahai Aisyah? Bagaimana ia dapat terbang? Maka, Aisyah yang saat itu masih belia dan merasa mendapat tanggapan positif, tanpa rasa ragu menjawab: Ini kan kuda Nabi Sulaiman. Ia bersayap dan karena itu dia dapat terbang. Rasul tidak menolak atau mecemooh jawaban itu. Beliau bahkan tertawa mendengar imajinasi kreasi Aisyah.

Ustadz Utbah Romin Lc, menjelaskan betapa pentingnya hak bermain bagi anak di dalam Islam, hingga para ulama bahkan bersepakat menyatakan fase kanak-kanak usia 0 hingga 7 tahun sebagai fase mulaabah-fase bermain. Pada usia ini, anak memang diprioritaskan agar merasa enjoy, merasa senang jiwanya, lewat aktivitas-aktivitas bermain. Diatas usia 7 hingga 14 tahun, barulah anak diajarkan etika dan adab. Dan diatas usia 14 tahun, anak sudah dapat diajak bersosialisasi, melebur ke tengah masyarakat.

Bahkan, urai dosen Dirosah Al Hikmah ini pula, aktivitas bermain tetap harus dipentingkan, diseimbangkan dengan tugas, kewajiban atau pendidikan yang diberikan orangtua pada anak meski mereka sudah melewati fase mulaabah.

Harapannya, jelas lelaki kelahiran Sambas ini, anak yang kebutuhan bermainnya, kebutuhan refreshingnya terpenuhi, tentu akan lebih mudah diarahkan dan memiliki pemahaman soal tujuan hidup, tugas-tugas bahkan kewajiban-kewajiban dunia akhiratnya. Karena saat diberi pemahaman, pengertian, disosialisasikan dengan nilai-nilai dia dalam kondisi enjoy, siap menerima.

Bahkan pentingnya bersikap tawazun pada dunia serius namun santainya anak, bisa pula menjadi sarana meringankan beban orangtua, sehingga bila suatu ketika kelak harus melepas anak ke tengah lingkungan yang bermacam-macam tarikannya, orangtua tak lagi khawatir. Sebab anak sudah memiliki pemahaman yang kuat, bukan sekedar pengetahuan akan mana hal yang haram dan yang halal dalam hidup ini. Dan pemahaman yang kuat ini hanya bisa didapat dari mereka yang menerima nilai-nilai kebaikan dengan sepenuh kesadaran dan rasa senang, tanpa keterpaksaan atau tekanan. Wallahualam. (Zif)

Diambil dari :

Senin, 06 Juni 2011

MENINJAU CALON SEKOLAH

Ditahun ini....., Nidhia yang saat kutulis artikel ini berusia 3th 8bln , usianya sdh dirasa cukup matang untuk memasuki wahana sekolah yang dinamakan Play Group.
Semula terbayang kalau Nidhia bakalan dimasukkin ke PG di sekolahan dimana kakaknya  (Rio ) mengenyam PG, TK Kecil, dan TK Besar , kita gak punya pandangan lain , sampai pada suatu saat ada pencerahan datang manakala kami bersilaturahmi pada acara hajatan khitanan dari teman Rio .  Dari hasil pencerahan itu, kita langsung meninjau lokasi sekolahan tersebut....dan kesimpulannya...okey.....nyaman untuk sekolah PG dan TK karena jauh dari keramaian dan jalan raya yang ramai. Tapi tunggu dulu......, gimana dengan yang mau bersekolah....Nidhia mau atau tidak bersekolah di sekolahan tersebut..??? ( ini perlu kita lakukan karena akan sangat mempengaruhi kondisi psikologis anak ), walau dalam hati aku yakin, dimanapun Nidhia sekolah....dia pasti mau, dia tak akan rewel.
Pagi tadi kami melakukan peninjauan lagi, kali ini sengaja aku langsung mengajak Nidhia dan Rio ; kami diterima dengan sangat ramah, dan aku sendiri sempat melihat lokasi, tanya ini-itu, dan lain-lain ; sedang Nidhia dan Rio langsung asyik dengan wahana permainan yang ada disekolahan tersebut.
Ketika diperjalanan pulang aku bertanya pada Nidhia : " Dhia suka nggak kalau sekolah disekolahan tadi ? " ; dan Dhia langsung menjawab : " Suka Pa....Dhia mau sekolah " ; dan tak kalah dengan adiknya : " Ya Rio sekolah disitu juga ? , Rio sekolah bareng Dhia ? " tanya Rio yang tadi juga kurasakan cukup anthusias bermain disekolahan tersebut. " Yeiiii....gimana sich..???, Rio khan nanti bakalan masuk SD , ya sekolahnya lain dong....., sekolahnya yang lebih besar " kataku.
Alhamdulillah....semoga disekolahan tersebut bisa menjadi dasar landasan budi pekerti yang baik untuk jenjang pendidikan dikehidupan anak-anaku kelak.
Oh iya nama sekolahnya : "PG-RA Nurul Yusro" dengan alamat Jl. Borobudur II no:......  Kompleks Pharmindo - Melong - Cimahi. ( maaf untuk alamatnya aku lupa membawa brosurnya, dan tidak ingat secara lengkapnya ).
Semoga tulisan ini bermanfaat.....

Selasa, 31 Mei 2011

OLAH RAGA UNTUK ANAK BALITA

Sejalan meningkatnya pertumbuhan dan kekuatan tubuh serta kemampuan berkomunikasi, anak jelang usia 5 tahun biasanya sudah lebih mampu menguasai dan mengendalikan gerak tubuhnya.
Ia juga mulai bisa menerima dan lebih oke dalam mencerna instruksi. Ada tapinya nih. Bentuk instruksi harus tetap sederhana. Lalu, rentang konsentrasinya lumayan meningkat, hingga sekitar 5-10 menit.

Setelah melihat proses perkembangan kemampuan balita, barulah Anda bisa menentukan kira-kira jenis olahraga yang paling cocok untuknya. Tentu saja, ada rambu-rambu yang masih perlu ditaati

Sebenarnya, tujuan berolahraga pada balita adalah merangsang perkembangan fisik dan kemampuan psikisnya secara menyeluruh. Intinya, anak bergerak, namun sekaligus jadi senang dan ceria. Jadi, usia ini baru merupakan tahap persiapan bagi anak untuk melakukan gerakan-gerakan dasar dari jenis olahraga yang sesungguhnya. Biasanya, anak baru piawai melakukannya dengan benar di usia 6 tahun ke atas.

Makanya, bentuk olahraga yang paling pas untuk balita adalah latihan gerak yang sesuai tahap kemampuannya serta dilakukan sambil bermain. Kalau belum apa-apa, balita sudah dijejali dengan seabrek peraturan yang kaku atau gerakannya sulit sampai ia frustasi, bisa-bisa aktivitas ini langsung dicoret dari daftar rutinitasnya. Jadi, jangan minta anak untuk memukul bola kasti, misalnya, bila koordinasi antara gerak mata dan anggota tubuh lainnya belum kompak.

Untuk mudahnya, ajak balita berolah tubuh melalui tahapan berikut:
  • Mulailah dari variasi gerak berjalan, seperti berjalan melingkar mengikuti irama lagu.
  • Lanjutkan dengan variasi gerakan melompat. Misalnya, melompat hadap ke kiri, lalu hadap ke kanan.
  • Setelah itu, barulah latih keseimbangan tubuh anak. Caranya, variasi gerak dari duduk lalu berdiri, berdiri dengan satu kaki dan tangan terentang, berjalan sambil berjinjit, atau telentang di lantai lalu berguling ke kiri dan kanan.
Sebagai catatan, bergerak sambil meniru flora atau fauna yang ada di alam sekitar, seperti pohon bergoyang diterpa angin, kepiting berjalan, atau bangau berdiri, biasanya jadi gerakan favorit balita. Meski begitu, melompat seolah-olah ingin mengambil awan di langit, merangkak seperti kereta api masuk terowongan, memasukkan bola-bola kecil ke dalam keranjang, atau berlari sambil memindahkan bola juga sangat menarik minatnya.

Pada umur 5 tahun, biasanya anak mulai senang bermain lempar dan tangkap bola dengan teman, menendang bola ke arah gawang, serta bermain sepeda. Bahkan, beberapa anak usia ini punya keterampilan motorik serta keseimbangan yang sangat baik. Banyak pula yang jago sepatu roda atau berenang.

Bagaimanapun, proses perkembangan anak sangat bergantung pada faktor genetik plus rangsangan dari lingkungannya. Jadi, tak ada gunanya menetapkan target tertentu, apalagi sampai mengharapkan prestasi gemilang dari balita Anda. Juga, jangan sekali-kali membanding-bandingkan kemampuan anak dengan balita lain. Setiap anak itu unik. Biarkan ia terus mengejutkan Anda begitu mahir menguasai keterampilan tertentu

Kamis, 10 Maret 2011

Pemain Alat Musik Terbaik di Negerimu....

Ketika aku lagi asyik nonton VCDnya Fariz Rustam Munaf, Rio dan  Nidhia pun bertanya :
" Koq orang itu terkadang main keyboard, terkadang main gitar , terkadang main drum, dan terkadang nyanyi...? " Tanya Rio
"Papa...koq yang main keyboard orangnya beda dengan yang di TV besar ? " Tanya Nidhia ( Aduuuh ...gimana nich Nidhia....ya jelas beda dong...., papa nonton TV dikamar ( tepatnya nonton VCD) , sedang Nidia dan Rio tadi nonton di TV yang lain....)
Tapi...yaaahh....apapun itu, aku mulai harus memberitahunya, dan menjelaskannya , apa itu band,  alat-alat musik itu apa saja , sebutan dari pemainnya apa, dll....
Dan aku mengajarinya, bahwa disetiap periode atau dekade akan muncul pemain-pemain alat musik yang terbaik di negeri ini , diantaranya berikut ini ada 10 pemain alat musik terbaik di Indonesia :

A. 10 pemain keyboard terbaik di Indonesia : 1. Indra Lesmana ,2.  Dwiki Dharmawan , 3. Fariz Rustam Munaf , 4. Jogky Suryoprayogo , 5. Adhi MS , 6. Iwang Noorsaid , 7. Maia Estiyanti , 8. Krishna , 9.Kevin , 10. Purwacaraka.

B. 10 pemain Electrik Gitar terbaik di Indonesia : 1. Belawan, 2. Eet yahrani , 3. Ian Antono , 4. Piyu , 5. Abdi Negara, 6. Andra , 7.Dewa Bujana , 8. Erros , 9.Baron , 10.Tohpati

C. 10 pemain Bass terbaik di Indonesia : 1. Dony Suhendra , 2. Yuke , 3. Bondan , 4. Rindra , 5. Erwin Gutawa, 6.Thomas Ramdhan , 7. Adam , 8.Donny Fatah , 9. Indro , 10. Pra Budi Dharma.

D. 10 pemain Drum terbaik di Indonesia : 1. Tyo Nugros , 2. Yoyo , 3. Gilang Ramadhan , 4. Agung , 5. Uce Haryono , 6. Eno , 7. Teddy Sudjaya , 8. Jelly Tobing , 9.Ekky Soekarno , 10. Fariz RM.

Dan kalau masalah Musisi terbaik, band terbaik,vokalis terbaik....ya aku serahkan saja kepada Rio dan Dhia....biarlah mereka nanti bisa memilih sendiri mana yang terbaik dari pandangannya....
Dan terakhir aku bertanya pada kedua anakku tersebut : " Apakah Rio dan Nidhia suka juga main band ?, seneng musik ?"
" Rio pinginnya bisa apa saja seperti  papa..." Kata Rio
sedang Dhia menjawab : " Dhia sukanya main keyboard! "
Dalam hati aku bersyukur....semoga apa yang jadi cita-citamu dapat berjalan dan teraih dengan baik ; cuman yang mesthi di-ingat....kalian harus bisa membedakan antara Cita-cita dan Hobby.....okey....

Senin, 07 Maret 2011

RIO PENTAS

Kalo yang ini adalah video Rio saat pentas seni disekolahannya setahun yang lalu....., Nah secara tampilan memang Rio gak sebagus teman-temannya, dan ketika kutanya : " Mengapa Rio saat menari menanam jagung sepertinya gak hafal gerakannya...??? " ; dan apa jawabannya ( sambil rada marah dan jengkel ) : " Papa, khan udah dibilang...Rio gak mau menari petani , Rio maunya main mobil-mobilan.....! " ; Uuppsss.....mana ada tarian main mobil-mobilan....wah tau gitu aku ciptain dulu ya....( berlagak seperti koreografer! )

Nidhia Bermusik

Video berikut ini diambil ketika Nidhia berumur 2 tahun, dan lagi senang-senangnya pencet-pencet tuts keyboard sambil bernyanyi tentunya...

Rabu, 02 Maret 2011

AJARI MENGENAL ALAM KEHIDUPAN

Ketika Rio berulang tahun ke 6 pada 3 Februari 2011 lalu, aku sempat bertanya : " Rio ingin apa ? " ; dan Rio bersama Nidhia menjawab bersautan yang intinya : Ingin punya mainan Thomas, mobil-mobilan ,otopet ,main diarena bermain  , berenang di rumah nenek, main pasir dipantai....; dan Alhamdulillah kami bisa memenuhinya.
Dan ada saja rejeki yang dapat untuk menambah koleksi mobil-mobilan (diecast) Rio , tentunya juga mainan Kereta Uap Thomas .

Ada yang lucu ...meski yang berulang-tahun adalah Rio, Nidhia juga minta hadiah yaitu Otopet, dan semula memang hanya beli otopet satu untuk Nidhia, namun begitu tahu otopet, Riopun merengek minta dibeliin....yaaahhh....daripada berantem, maka selang sehari Rio-pun dibelikan otopet, yang gambarnya seperti dibawah ini . ( otopet Rio & Dhia )
 Dan ketika ada kesempatan berlibur ( maulid Nabi SAW ), akhirnya kami dapat rejeki dan kesempatan membawa Rio dan Dhia berlibur ke rumah nenek , dan ke pantai....
Nah....gambar foto dibawah adalah....mengingatkan akan perlunya belajar berenang sebelum bermain dipantai , so Rio dan Nidhia mesthi diajari dulu berenang....

Dan setelah berenang dirumah nenek, ketika kami sampai ke pantai , kami mesti juga ajari pengenalan ikan-ikan laut .....

Baru setelah itu menikmati bermain sepuasnya dipantai....

Nidhia ternyata takut akan pantai....ya sudah dipinggiran agak jauh dari tepi pantai....sambil bermain pasir.....

Inilah kami yang merasa bahagia dan bersyukur karena bisa menikmati keindahan pantai ini lagi......

Kembali dari pantai , Alhamdulillah....kami masih bisa ngajarin Rio dan Dhia akan keanekaragaman kehidupan , dan memperkenalkannya sebagai pengetahuan yang berguna .  Rio dan Nidhia diajari cara berternak baik ayam,kambing,sapi , maupun ikan.

Uuppsss.....Nidhia sangat suka megang dan ngelus-ngelus kambing....; moga-moga gak minta dibeliin kambing!

Dan pada kesempatan itu juga kami masih bisa mengajari Rio dan Dhia memancing ikan , dari mulai cara memasang kail, buat umpan, sampai proses memancingnya.....Rio sangat anthusias sekali......

Demikian tulisan postingan ini...., semoga bermanfaat bagi para pembaca....


Selasa, 01 Maret 2011

"Pa...,Papa bisa buat Wayang ...???"

Pernah suatu malam, ketika aku sedang asyik menikmati rokok kretek kesukaanku, sambil juga menikmati kopi tubruk yang diracik dengan rasa penuh berani , sayup-sayup kudengar suara yang "aneh" untuk tatar pasundan alias kota Bandung , dan suara itu terdengar lumayan jelas dari ruangan sebelah dimana aku sedang asyik menikmati rokok. Yap...betul.....suara "aneh" tapi tak begitu asing ditelingaku dan bagi diriku itu berasal dari kamar Rio; dan setelah aku puas dengan kenikmatanku , akupun "melongok" kekamar dimana kulihat Rio sedang asyik menonton "Wayang Kulit" !, weeeiiiii......antheng banget. Ketika kusebelahi.....
Rio : " Pa....lihat itu....lihat itu....., bagus khan...???, unik khan....??? "
Aku pun bertanya : " Apa itu namanya Rio...???"
Meski menggeleng tanda tak tahu pasti akan namanya,tapi Rio masih menjawab : " Boneka tangan yang unik "
Dan saat itu akupun langsung menjelaskan : " Itu namanya Wayang....; Wayang Kulit....karena terbuat dari kulit " , aku lantas menjelaskan Wayang dan macam-macamnya....
Rio : " Pa...., Papa bisa buat Wayang ? "
Pertanyaan Rio membuatku teringat saat aku  duduk disekolah SMP, dimana pernah aku membuat Wayang sebagai tugas prakarya-ku; Wayang Werkudoro (Bimo) tapi bukan dari bahan kulit, melainkan dari kardus karton tebal yang berwarna coklat. Dan yang kuingat pula, wayang hasil karyaku, adalah wayang yang paling terbaik disekolahan ; dan itupun aku ceritakan kepada Rio.
Rio : " Pa...., Rio mau dibuatin Wayang " ujar dan pintanya.
Saat itu langsung terpikir "Okey....mari kita buat wayang " kataku sambil langsung mempersiapkan bahan-bahanya , ada karton bekas box kemasan susu, spidol,benang senar/nilon, lem, pencil warna , gunting,cutter,tusuk sate, jarum.....dan setelah lengkap, aku-pun mulai membuatkan Wayang untuk Rio; dan Rio sangat antusias sekali dalam memperhatikan tiap fase proses pembuatannya.
Tak sampai 30 menit, maka selesailah sudah Wayang untuk Rio ; dan  dibawah ini adalah foto dari wayang tersebut .
Dan kunamakan : "Wayang Modern" , soalnya mengambil gambaran tokoh kartun masa kini yang familiar oleh anak seumur Rio maupun Dhia.
Semoga tulisan dan cerita ini bermanfaat bagi para pembaca.....

Minggu, 27 Februari 2011

MACET LALIN MOBILAN RIO

Kebiasaan Rio sebelum tidur.....ya jika kalau tidak maksain menguasai TV dengan saluran kartun-nya , ya paling suka banget ya dia main mobil-mobilannya, direnteng-renteng memanjang dan berkelak-kelok seperti ular ; dan jika ditanya : " Itu mobilnya sedang apa ? " ; maka Rio akan segera menjawab : " Ini macet saat lebaran Papa....".
Rio paling suka dengan mainan mobil-mobilan , dan Rio punya koleksi diecast yang cukup lumayan banyak....(soalnya hampir tiap bulan selalu minta dibelikan "Hot Wheels" ) , lain kali di upload dan dipostingin dech....
Satu harapan.....semoga Rio kelak bisa mengambil manfaat positif dari kesenangan koleksinya tersebut , dan semoga Allah SWT selalu memberikan curahan rejeki padanya untuk dapat mewujudkan apa yang jadi cita-citanya....Amien.
Sebagai orang-tua....ya kami hanya bisa turut mengarahkan,berikhtiar dan berdoa dalam mensupport keinginanannya....
Barangkali anak Anda juga ada yang berhobi seperti Rio ?

Watak Anak Berdasar Neptu Kelahiran



Meski aku sebagai orang tuanya merasa sebagai orang modern, namun aku tak serta-merta meninggalkan apa yang jadi budaya dari orang-tuaku , termasuk didalamnya budaya akan neptu ( watak hari kelahiran ) akan anakku, aku harus perhatikan, karena dengan mengetahui hal tersebut, Insya Allah , kita sebagai orang-tuanya bisa berkomunikasi kepada Allah SWT untuk meminta dengan doa yang tulus yang terbaik bagi pembentukan pribadi anak kita.

Karena ini berdasarkan primbon, maka kadangkala ada yang benar , namun banyak juga yang salah ; ya.....kita ambil segi positipnya saja. Dan apa neptu daripada anakku ?

Para pujangga Jawa memberikan neptu/nilai pada masing-masing hari dan pasaran tersebut yaitu Ahad = 5, Senin = 4, Selasa = 3, Rabu = 7, Kamis = 8, Jumat = 6, Sabtu = 9, Legi = 5, Paing = 9, Pon = 7, Wage = 4, dan Kliwon = 8.

Salah satu jenis perhitungan neptu yang sering digunakan untuk mengetahui watak seseorang adalah Paarasan yaitu dengan cara menjumlahkan neptu hari dan pasaran hari kelahiran orang tersebut kemudian dibagi 10, dan sisanya menunjukkan watak orang tersebut.

Artinya neptu Rio = Jumat (6)+pahing(9)=15 -10 = 5 yang artinya memiliki watak dasar : Sisa 5 : Lakune Srengenge, wataknya manis bicaranya, penuh pengertian, sering mendapatkan pujian dan selalu berpikir untuk menciptakan sesuatu, tetapi kalau bertengkar selalu kalah dan kalau makan banyak porsinya.Dan hasil telisik yang lainnya : Pada dasarnya, anda adalah pembicara yang menyenangkan dengan cita-cita tinggi dan hati yang jujur. Apalah artinya jika anda bersikap sedikit boros! Anda bakal memperoleh banyak poin dari mereka yang ingin melihat anda berhasil -- bahkan jika anda tidak selalu memanjakan mereka. Anda kelihatan begitu mudah dimanfaatkan sehingga orang tidak akan menyangka bahwa anda akan mampu bersikap gigih (baca: keras kepala?) atau menduga betapa ganasnya anda bila sedang mengalami hari yang menjengkelkan!

Artinya neptu Nidhia = Kamis (8)+Kliwon(8)=16 -10 = 6 yang artinya memiliki watak dasar : Sisa 6 : Lakune Banyu, wataknya teguh budinya, rajin, berwajah ramah, berbakat jadi pemimpin, kalau makan banyak porsinya, kalau berumah tangga selalu bertengkar, jika belum jodohnya dan suka selingkuh. Dan ada hasil telisik yang lainnya yaitu : Anda memiliki rencana-rencana besar dalam hidup anda. Bahkan, terkadang cita-cita anda sedikit terlalu besar sehingga anda menjadi korban dari imajinasi anda yang terlalu aktif saat keadaan berada diluar jangkauan anda. Meskipun demikian, anda tidak mudah menyerah, dan sikap anda yang optimis dan terhormat akan membuat anda diterima dengan baik oleh kebanyakan orang. Anda suka menjadi pemimpin, akan tetapi terlebih dulu anda harus mengendalikan kecenderungan anda untuk terlalu memasukkan hati ide dan tindakan orang lain yang mungkin berbeda dari sudut pandang anda.

Orang-tuaku bilang aku kelahiran Rabu Wage , namun menurut hitungan dari internet aku lahir Selasa Pon ; Selasa pon memiliki sifat watak : Kalangan ini sangat menyukai kemewahan. Tingkat pemborosan mereka biasanya tergantung pada kemampuan finansial yang ada, tetapi keinginan yang kuat akan kehidupan yang serba mewah akan selalu mereka rasakan. Meskipun cenderung untuk melindungi perasaan mereka sendiri, mereka dapat menjadi sangat setia dan murah hati kepada orang-orang yang sesuai dengan standar pribadi mereka. Akan tetapi, sekali anda dekat berarti anda telah menjadi milik mereka seutuhnya, dan karena kalangan ini sering terbawa kekhawatiran akan ancaman (nyata maupun khayalan) maka tidak mengherankan jika rasa cemburu selalu menyertai mereka dalam setiap hubungan. Meskipun mereka yang dilahirkan pada hari Selasa Pon terkenal bersifat tertutup, mereka dapat bersikap cukup ramah dalam kehidupan sosial. Barangkali anda tidak akan menduga bahwa mereka berpendirian sangat kaku. Sedang bila aku Rabu Wage : Secara umum, mereka yang lahir pada hari Rabu Wage bersifat baik hati dan ramah. Meskipun terkadang kata-kata mereka agak keras, mereka biasanya mudah bergaul dengan orang lain serta menjunjung tinggi kejujuran dan niat baik. Mereka suka menimbang pilihan mereka dengan cermat sebelum melaksanakannya, dan dalam hal ini mereka memiliki cukup banyak kebijaksanaan. Bisa saja mereka suka menikmati barang-barang dan pelayanan yang mewah, tetapi mereka bukan tipe pemboros. Mereka sangat menghargai uang mereka, dan terkadang beberapa dari mereka dapat bersikap sangat irit. Dan kayaknya watakku cenderung ke Rabu Wage…

Karena banyaknya versi dan pola cara menghitungnya, jadi hal ini hanya sebagai wacana saja ya...., bukan untuk di imani-i dan diyakini secara fanatik. Dan Anda sendiri bisa mencari akan bila menginginkannya suatu pengetahuan dasar watak diri sendiri.
Demikian tulisan ini, semoga bermanfaat.....

BONARIODHIA

Puji Syukur Alhamdulillahirrobbil'alamin....atas segala nikmat Allah, sehingga meski terkesan terlambat, namun aku bisa paksain diri untuk membuat blog ini.
Blog ini kuberi nama : ARIO-NIDHIA , yang sengaja kudedikasikan untuk menceritakan tentang anakku yaitu Rio dan Dhia....he he he....dan tentunya yang baik-baik saja ya...., karena menceritakan yang jelek dan tak ada hikmah dibaliknya adalah suatu perbuatan yang sia-sia dan terus terang gak relevan juga dengan keinginan diri ini.
Pada postingan tulisan pertama ini kuberi judul BONARIODHIA yang merupakan kepanjangan dari : Bono- Arlin - Ario - Nidhia .
Inilah Rio ( Ardhzohal Roman Ario Bono ) , anakku yang pertama , yang lahir di Bandung, 3 Februari 2005 ; lahir di Rumah Sakit Advent dengan cara Operasi Cesar yang dilakukan oleh dr.Supriyadi Gandamiharja, SPOK ; dan Nidia ( Aisyanidhia Kalilla Putri Bono ), anakku yang kedua , yang lahir di Bandung pada tanggal 24 Oktober 2007 , lahirnya di Rumah Sakit Santosa ( Santosa International Hospital) , juga sama melalui operasi Cesar yang juga dilakukan oleh dr Supriyadi Gandamiharja SPOK.
Alhamdulillah kami dikaruniai oleh Allah SWT putra-putri yang lucu, dimana yang cowok ganteng dan yang cewek cantik....., inilah karunia terbesar yang dapat menghilangkan rasa penat,kesedihan, dan menambah keindahan hidup ini.
Dan ini sebagai tulisan pembukaan yang pertama di Blog ini....., semoga berkenan dan mohon selalu doa-nya untuk kebahagiaan dan kesejahteraan Rio dan Dhia , dan juga bagi kami selaku orangtuanya khususnya...., terimakasih.