Selasa, 15 Mei 2012

Dari Mana Rio terinfeksi Flu Singapore ?

Ceritanya begini :
Senin ,14 Mei 2012 saat pagi dimana Rio harus berangkat sekolah lebih awal untuk mengikutin upacara Senin pagi di sekolahnya ; Rio merasakan ada rasa mual ; namun siangnya tidak terjadi apa-apa.....Alhamdulillah.
Pas kami pulang kerja dan sesampai dirumah , kami dapati Rio demam...lumayan tinggi bila di temp ada 38,4 derajat Celsius...., Rio merasa gak nyaman , dan bilang jika kepalanya terasa pusing ; kamipun memberinya Sanmol syrup dan tak beberapa lama kemudian Rio merasa ngantuk dan tidur.
Selasa, 15 Mei 2012 ' bangun pagi Rio sudah merasa segar , dan Rio pergi ke sekolah seperti biasa. Dikarenakan pagi itu cuaca memang terasa dingin dan masih terasa hujan rintik-rintik , sesampai di sekolahan Rio memintaku untuk mengambilkan jaket biar tubuhnya terasa hangat. Sore hari ketika pulang kerja , Rio sudah menyambut dengan mengeluh kakinya sakit nyeri di bagian telapaknya ; dan ketika kuperiksa ada 2 spot bentol merah ;  " ini Rio pasti kena duri atau paku " tanyaku yang langsung dijawabnya "enggak papa..." sampai dia menguatkan dengan memperlihatkan sepatu dan sandalnya.  Bener memang gak tertembus duri atau paku. Akupun langsung memeriksanya dengan seksama sampai menggunakan lampu senter / sentolop....dan memang gak ada luka tertembus benda asing. Kontan dech....mesti tanya mbah google.com dengan kata kunci bentol-bentol merah pada telapak kaki dan tangan....dan yang keluar persis gambar tangan sebagaimana foto diatas , dan itu ternyata mirip dengan bentol-bentol yang ada di tangan Rio , jadi bukan hanya ditelapak kaki saja. Dan...Oh My God....di artikel tersebut bahwa itu gejala Flu Singapore! ; kontan saja malam itu aku langsung membawanya ke Dokter Specialist Anak yang masih tetanggaan dengan kami yaitu : dr. Prihariadi.
Hasil diagnosanya memang membenarkan bahwa Rio terinfeksi virus Flu Singapore. " Tapi Pak Endar gak perlu khawatir , ini sejenis penyakit flu biasa , walau sangat menular , dan belum ada obatnya , karena daya tahan tubuhlah yang akan menyembuhkannya " ; meski begitu Pak Pri (dokter tsb ) tetap memberikan resep obat untuk Rio.
Rabu, 16 Mei 2012 dengan melihat , mempertimbangkan dan menganalisa jauh kedepan , maka Rio tidak masuk sekolah dulu....alasanya....ya pasti anda tahulah......
Apakah diri ini puas hanya sampai segitu saja untuk memahami Flu Singapore...???, ya tidaklah....., bertemankan Mbah Google , aku menimba informasi diantaranya aku Copas seperti tersebut dibawah ini :
sebuah artikel bagus buat dibaca : http://www.duniajogja.com/2012/02/11/flu-singapura-bukan-penyakit-bahaya/

Flu Singapura Bukan Penyakit Bahaya

Sabtu, 11 Februari 2012 10:28 WIB.PAKAR Penyakit Dalam Spesialis Paru-Paru Fakultas Kedokteran UGM dr. Sumardi SpPD KP, menegaskan flu Singapura bukan penyakit  berbahaya. Namun, masyarakat diminta tetap waspada terhadap penyakit yang ditimbulkan  virus coxsacie A16 (CA 16) dan EV71 ini, terutama  balita.
Sumardi
Juga perlu diwaspadai bagi yang mempunyai daya tahan tubuh rendah seperti anak-anak dan balita apalagi yang menderita asma, kelainan jantung dan paru-paru. Sumardi menyebutkan, penderita yang terserang penyakit ini biasanya mengalami penurunan daya tahan tubuh. Apabila anak-anak yang menderita asma, kelainan paru-paru dan jantung terkena flu Singapura dan daya tahan tubuhnya tidak bagus, maka penyakit ini akan memperberat penyakit bawaan.
“Sebetulnya virus ini tidak akan menimbulkan kematian, kecuali penderita memiliki penyakit lain misalnya asma, jantung, paru-paru, dan ginjal. Apabila tidak diantisipasi, dengan daya tahan tubuh yang menurun, akan memberatkan penyakit yang diderita bahkan mengakibatkan kematian,” jelasnya.
Gejala awa  penyakit ini menyerupai fu, seperti demam, sakit tenggorokan, pilek, tetapi disertai munculnya bintil-bintil berwarna merah berisi cairan di telapak tangan, kaki dan mulut. Flu Singapura memiliki masa inkubasi sekitar 2-4 hari. Penyakit ini banyak menyerang anak-anak dan balita dan jarang menyerang orang dewasa karena memiliki kekebalan tubuh yang lebih kuat.
“Kalau dewasa biasanya yang muncul hanya sariawan,” terangnya.
Tidak ada obat khusus yang digunakan untuk virus flu Singapura. Dokter akan memberikan multivitamin untuk menaikkan daya tahan tubuh seperti yang biasa diberikan pada penderita influenza, obat penurun panas untuk mengatasi demam, dan salep untuk bintil-bintil di kulit. (affan safani)


Demikian tulisan ini , semoga bisa bermanfaat bagi Anda....., terimakasih ( silahkan share ya....; berbagi ilmu adalah tindakan mulia ....)